Tahar
merupakan sekelompok orang yang memainkan peralatan kesenian yang memainkan
rebana. Biasanya tahar terdiri dari enam sampai sepuluh orang dengan membawakan
lagu yang bernafaskan Islam, dan orang yang membawakan tahar ini biasanya
berteriak menyanyikan syair yang berisi keagungan dan kebesaran Tuhan Yang Maha
Esa. Selain dalam pesta perkawinan, baik tanjidor maupun tahar dapat juga
dipakai untuk upacara khitanan, khataman Qur’an, dan lain-lain.
Usaha
pelestarian dan pengembangan “Tahar”, telah ditekuni oleh Sholihin, pemuda
dusun Tumuk Desa Tumuk Manggis Kabupaten Sambas, yang tanpa pamrih telah
membaktikan ilmu yang ada pada dirinya, sejak tahun 2001 hingga kini telah
banyak menelorkan pemain tahar. Muridnya mulai dari anak usia 3-4 tahun sampai tingkat
SMP dan ada juga sebagian kecil yang duduk dibangku SMA. Demikian juga dengan
kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Sambas, pengkaderan telah dilaksanakan
oleh masing-masing Kecamatan, sehingga tahar tetap eksis di Kabupaten Sambas.
Sumber Literature : Budaya Sambas
Gemilang Tempo Dulu
0 Response to "TAHAR : Seni Musik Daerah Sambas"
Posting Komentar