Latest News

Sejarah Mustika bintang kerajaan sambas



Pada tahun 1291, raja sambas yang masih bergelar ratu pada waktu itu yaitu Raden Danur yang mendapat satu barang yang jatuh dari langit (meteor), penduduk sambas menyebutnya “taek bintang”. Barang tersebut sangat ganjil, cahayanya gilang gemilang bersinar indah, ukuran sebesar buah kelapa.

Berita itu meluas dimana-mana. Sampai ke negeri majapahit dan malaka, yang dibwa oleh para pedagang dari sambas yang mengarungi lautan jawa dan cina. Kertajasa dan jayawardana ingin seklai memiliki barang ajaib yang dimiliki oleh ratu sambas itu.

Pada tahun 1294 tibalah rombongan dari majapahit ke sambas. Pada mulanya kedatangannya disambut ratu sambas dengan baik, tetapi tatkala dinyatakan maksud kedatangan rombongan dari majapahit itu semata-mata hendak meminta mustika bintang, maka oleh ratu sambas maksud tersebut ditolak mentah-mentah.

Akhirnya terjadilah pertempuran yang dahsyat . negeri sambas diserang oleh Majapahit. Majapahir berisikeras akan merebut mustika bintang itu. Pertempuran itu pun terjadi tepatnya di kampung kartiasa. Darah membasahi bumi persada. Ketika perang sedang berkecamuk dengan hebatnya, diantara angkatan (prajurit) majapahit ada yang melarikan diri ke Teluk Keramat.

setelah Ratu sambas melihat banyak korban yang sia-sia yang hanya lantaran barang ajaib yang dimilikinya itu segera menghilang dab ghaib bersama Mustika bintang. Sampai sekarang ada kepercayaan bahwa, ratu sambas yang ghaib itu telah menjadi penghulu dan orang halus di paloh, yang disebut juga “Urang kebannaran”.

Dengan hilangnya ratu sambas bersama mustika bintang, maka kembalilah angkatan majapahit itu ke tempat asalnya, dan kampung kartiasa tinggal menjadi  kenangan tempat pertumpahan darah yang tak terlupakan.

Penulis : H. Uray Djalaloeddin Yusuf Dato Ronggo

0 Response to "Sejarah Mustika bintang kerajaan sambas"