Latest News

Ketergantungan Masyarakat Indonesia dengan Sosial Media di Internet


beragam sosial media yang marak saat ini selain memberikan dampak positif juga berakibat negatif bagi penggunanya. Terutama pengguna yang telah mencapai tahap ketergantungan. Mengabaikan pekerjaan demi sosmed dan merasa tak bisa hidup tanpa sosmed. Harus dibatasi penggunaan sosmed ini.

Ketergantungan Masyarakat Indonesia dengan Sosial Media di InternetMedia internet memang menyajikan beragam kemudahan. Anda bisa mencari beragam pengetahuan dan kebutuhan melalui situs Google. Anda bisa mengirim pesan elektronik atau e-mail melalui beragam situs yang disediakan, seperti Yahoo mail, Google mail, dan sebagainya. Dari sisi sosial, Anda bisa memperbanyak teman atau berbincang dengan teman lama di sosial media. Beragam sosial media telah tersedia di internet sekarang ini. Anda bahkan bisa menggunakan sosmed (sosial media) lebih dari satu untuk menambah banyak teman.

Dari sekian banyak sosmed yang ada, sosmed terlaris saat ini adalah Facebook dan Twitter. Penggunanya bahkan sudah menembus angka ratusan juta akun. Mulai dari anak kecil hingga orang tua, kalangan bawah sampai atas, semua memiliki akun Facebook. Masing-masing akun berlomba-lomba memiliki teman paling banyak. Bahkan ada beberapa orang yang membeli follower (untuk Twitter) atau friends (untuk Facebook) agar terlihat memiliki jaringan sosial yang lebih luas.

Tak bisa dipungkiri, kini Facebook dan Twitter menjadi bagian hidup penting bagi sebagian orang. Ada pula yang menjadikannya sebagai rutinitas wajib. Setiap hari jumlah orang yang membuka kedua situs ini selalu meningkat. Hal ini menimbulkan kecanduan bagi pengguna sosmed tersebut. Apapun yang dilakukan dan terjadi setiap hari, bahkan setiap jam, selalu di-update atau di-mention di akunnya. Tak sedikit juga yang menggunakan media ini untuk mencari jodoh, berjualan, bahkan mempublikasikan acara seperti seminar, pernikahan, dan lain sebagainya.

Ada lima ciri seseorang dianggap ketergantungan menggunakan sosmed ini. Pertama, kebiasaan tidur larut malam karena terlalu asyik berkutat dengan Facebook atau Twitter. Kedua, dalam sehari mengakses situs ini lebih dari dua jam. Ketiga, sangat terobsesi untuk mendapatkan teman sebanyak mungkin, bahkan teman lama berusaha dicari pula. Keempat, mengabaikan pekerjaan dan tanggung jawab hanya demi bisa mengakses Facebook atau Twitter lebih lama. Dan yang terakhir, merasa tak bisa hidup tenang jika tidak membuka situs ini sehari saja. Apakah Anda termasuk dari kelima ciri tersebut? Untuk itu perlu diperhatikan tingkat keseringan akses sosmed Anda.

0 Response to "Ketergantungan Masyarakat Indonesia dengan Sosial Media di Internet"