beragam sosial media yang marak saat ini selain memberikan dampak positif juga berakibat negatif bagi penggunanya. Terutama pengguna yang telah mencapai tahap ketergantungan. Mengabaikan pekerjaan demi sosmed dan merasa tak bisa hidup tanpa sosmed. Harus dibatasi penggunaan sosmed ini.
Media internet memang menyajikan beragam kemudahan.
Anda bisa mencari beragam pengetahuan dan kebutuhan melalui situs Google. Anda
bisa mengirim pesan elektronik atau e-mail melalui beragam situs yang
disediakan, seperti Yahoo mail, Google mail, dan sebagainya. Dari sisi sosial,
Anda bisa memperbanyak teman atau berbincang dengan teman lama di sosial media.
Beragam sosial media telah tersedia di internet sekarang ini. Anda bahkan bisa
menggunakan sosmed (sosial media) lebih dari satu untuk menambah banyak teman.
Dari sekian banyak sosmed yang ada, sosmed terlaris
saat ini adalah Facebook dan Twitter. Penggunanya bahkan sudah menembus angka
ratusan juta akun. Mulai dari anak kecil hingga orang tua, kalangan bawah
sampai atas, semua memiliki akun Facebook. Masing-masing akun berlomba-lomba
memiliki teman paling banyak. Bahkan ada beberapa orang yang membeli follower (untuk Twitter) atau friends (untuk Facebook) agar terlihat
memiliki jaringan sosial yang lebih luas.
Tak bisa dipungkiri, kini Facebook dan Twitter
menjadi bagian hidup penting bagi sebagian orang. Ada pula yang menjadikannya
sebagai rutinitas wajib. Setiap hari jumlah orang yang membuka kedua situs ini
selalu meningkat. Hal ini menimbulkan kecanduan bagi pengguna sosmed tersebut.
Apapun yang dilakukan dan terjadi setiap hari, bahkan setiap jam, selalu di-update atau di-mention di akunnya. Tak sedikit juga yang menggunakan media ini
untuk mencari jodoh, berjualan, bahkan mempublikasikan acara seperti seminar,
pernikahan, dan lain sebagainya.
Ada lima ciri seseorang dianggap ketergantungan
menggunakan sosmed ini. Pertama, kebiasaan tidur larut malam karena terlalu
asyik berkutat dengan Facebook atau Twitter. Kedua, dalam sehari mengakses
situs ini lebih dari dua jam. Ketiga, sangat terobsesi untuk mendapatkan teman
sebanyak mungkin, bahkan teman lama berusaha dicari pula. Keempat, mengabaikan
pekerjaan dan tanggung jawab hanya demi bisa mengakses Facebook atau Twitter
lebih lama. Dan yang terakhir, merasa tak bisa hidup tenang jika tidak membuka
situs ini sehari saja. Apakah Anda termasuk dari kelima ciri tersebut? Untuk
itu perlu diperhatikan tingkat keseringan akses sosmed Anda.
0 Response to "Ketergantungan Masyarakat Indonesia dengan Sosial Media di Internet"
Posting Komentar