Latest News

Hacker atau cracker?

Hacker atau cracker?


hacker adalah sebutan bagi mereka yang mampu meretas suatu sistem/jaringan untuk kebebasan informasi dan manfaat bersama sedangkan cracker adalah sebutan untuk ahli retas yang membobol suatu sistem/jaringan untuk tujuan merusak sistem/jaringan itu sendiri.

Akhir-akhir ini sedang santer diberitakan mengenai kasus penyadapan yang dilakukan salah satu negara tetangga yakni Australia pada petinggi-petinggi negara ini. Entah apa tujuan sebenarnya dari kasus penyadapan tersebut, apakah hanya untuk mengetahui gerak-gerik Indonesia saja atau mungkin ingin menghancurkan Indonesia dengan mengadu domba para petinggi-petinggi negeri. Meruaknya kasus penyadapan tersebut membuat para hacker di Indonesia gerah dan gatal untuk masuk ke dalam sistem keamanan dan pengamanan militer dari Australia.

Hacker? Apa itu hacker? Hacker merupakan sebutan bagi mereka yang mampu melakukan penyusupan-penyusupan ke suatu situs dalam jaringan global untuk memuaskan pengetahuan dan memberikan manfaat kepada orang-orang, seperti contohnya meretas situs game berbahasa inggris untuk membuat game tersebut memiliki fitur bahasa Indonesia. Biasanya, tiap-tiap perusahaan atau badan yang memiliki data penting seperti perusahaan IT, perusahaan games, perusahaan asuransi dan audit, sistem keamanan negara hingga satelit memiliki tim hacker sendiri. Tim hacker ini bertugas untuk menjaga jaringan dan menguji sistem keamanan jaringan agar meminimalisasi celah sehingga memperkecil crackes untuk masuk dan merusak jaringan.

Cracker? Apa lagi itu? Sama halnya seperti hacker, cracker mampu melakukan penyusupan-penyusupan ke dalam suatu jaringan dan sistem orang lain. Bedanya, cracker lebih bertujuan untuk merusak dan secara sengaja melawan keamanan sistem/jaringan tersebut. Kata ‘merusak’ dapat diartikan lebih spesifik menjadi men-deface (mengubah laman muka suatu web), menghapus data dalam jaringan/sistem, hingga mencuri data. Beberapa proses penyusupan cracker menunjukkan kelemahan dari keamanan suatu sistem itu sendiri.

Selain itu, hacker dan cracker dapat dibedakan melalui kode etiknya. Cracker tidak memiliki kode etik, sedangkan hacker memiliki kode etik. Kode etik tersebut diantaranya menghormati pengetahuan dan kebebasan informasi, tidak bertujuan untuk mencuri uang, dan menghormati sistem yang di-hack seperti sistem sendiri. Jadi, Australia itu termasuk hacker atau cracker ya? Yang pasti, sebelum ada bukti yang dapat menjelaskan apa tujuan Australia menyadap negeri yang sangat baik ini, kita tidak bisa menyimpulkan apakah Australia itu hacker atau cracker.

0 Response to "Hacker atau cracker? "