Beberapa hari ini saya memantau kata kunci Sambas yang meningkat. Ternyata di
tahun 2014 ini kata kunci Kerusuhan Sambas lah yang mengalami
peningkatakan yaitu rata-rata sekitar 720 kali pencarian dalam sebulan. Dalam 2
tahun belakangan ini memang kata kunci ini selalu meningkata tiap bulannya dari
tahun 2012 hingga tahun 2014 rata-rata pencarian kata kunci ini hingga 590….
Frekuensi yang sebenanrnya tidak bisa dibilang rendah karena jika artikel
tersebut nongol di pejwan google dan berada di posisi satu maka bisa dipastikan
blog tersebut banjir pengunjung.
hal ini saya dapatkan dari data google adword
Sedangkan pencarian kata kunci tentang “ kerajaan
sambas “ ditahun ini hanya 110 dalam sebulan. Para netizen atau banyak orang
yang masih ingin mencari tahu tentang kejadian kerusuhan di sambas. Seolah
mengisyaratkan kalau negeri sambas ini masih menakutkan untuk dikunjungi…
Kata kunci
yang sering di cari terkait kerusuhan sambas seperti ; video kerusuhan sambas, tragedi sambas,
gambar kerusuhan sambas, foto kerusuhan sambas, kerusuhan di sambas, korban
kerusuhan sambas, kerusuhan sambas 1999, kronologi kerusuhan sambas.
Hal ini memang
wajar-wajar saja karena begitu bejibunnya artikel dari para blogger yang
mengisahkan atau menuliskan tentang kronologi kerusuhan sambas di banding
dengan artikel yang menuliskan tentang objek wisata sambas dan sejarah dari
kerajaan sambas. Bahkan ada beberapa blogger yang memang menuliskan
penjelasan tentang kronologi kejadian kerusuhan tersebut dengan bahasa yang seolah
menyalahkan satu pihak.
Apakah kita ingin sambas selalu identik dengan daerah yang
menakutkan??? Tentu TIDAK
Pihak dari pemerintah kabupaten sambas juga tidak ada upaya
untuk memperbanyak atau memposting artikel tentang pariwisata dan kebudayaan
sambas yang sebenarnya lebih layak untuk mencitrakan keindahan sambas dan
keramahan masyarakat sambas di mata dunia.
Tahun lalu salah seorang blogger sambas yaitu teman saya
sendiri yang bernama Sugianto (admin cakrawawasan.com) pernah berkunjung ke
dinas pariwisata sambas untuk mempertanyakan mengenai buku panduan wisata
daerah sambas dan pihak dari dinas pariwisata mengatakan bahwa tidak ada buku
panduan wisata untuk daerah sambas.
Bukankah buku panduan
wisata tersebut diperlu kan agar para turis dari luar daerah sambas dapat
berwisata dengan buku panduan tersebut. Hal ini sangat mengesankan bahwa
pemerintah daerah sepertinya kurang peduli terhadap pembangunan daerah wisata.
Sebenarnya banyak dari anak-anak blogger sambas yang
sebenarnya mampu dan memiliki kualitas dalam mempromosikan wisata sambas. Namun
sayangnya pemerintah daerah Sambas belum “ngeh” akan kemampuan anak mudanya sendiri. Apakah
mereka meragukan potensi kita? atau tidak terlalu menganggap penting profesi
kita?
Para blogger-blogger ini lah yang sebenarnya bisa mengubah
pencarian kata kunci kerusuhan sambas
tersebut menjadi “kalah”.
Apakah kita ingin sambas selalu identik dengan daerah yang
menakutkan??? Tentu TIDAK
Jika pemerintah pun kurang melirik dengan keberadaan para blogger
sambas, maka sebaiknya kita action sendiri….
Siapa lagi yang akan peduli dengan daerah kita sendiri jika bukan kita sendiri.
Sebaiknya kita action mulai sekarang…. dengan cara memparbanyak postingan artikel mengenai budaya, wisata dan keunikan lainnya.... banyak sekali potensi wisata sambas yang masih terselubung yang masih belum"tercium" oleh masyarakat luas.... saya yakin kita blogger sambas juga memiliki potensi dengan kualitas yang tidak jauh kalah dengan blogger daerah lainnya..... Mari kita kalahkan kata kunci kerusuhan sambas
We share, we do…. Blogger Sambas
1 Response to "Kerusuhan Sambas : Kata Kunci Yang Meningkat Tiap Tahunnya"
iki gak genah blog e :|
Resep Ayam Kecap
Posting Komentar