Latest News

Kerusuhan Sambas Sudah “Diramal” Akan Terjadi, Lewat Peristiwa Alam

Peristiwa kerusuhan sambas awalnya sudah diduga akan terjadi lewat kejadian alam yang mengawali tanda-tanda akan adanya konflik menimpa Sambas. Hal ini merupakan pengalaman pribadi saya yang ingin saya share kepada anda.

Pada saat sebelum terjadinya Konflik Sambas, terjadinya gerhana matahari yang saya saksikan sendiri pada saat itu bersama almarhum bapak, saya tidak menyangka jika hari tersebut terjadinya gerhana matahari yang berlangsung kurang lebih 3 jam yang saya saksikan. Almarhum bapak saya langsung melaksanakan Solat Sunat Gerhana dan berdzikir.

Ternyata paman saya yang tinggal bertetangga dengan kami di sebelah rumah juga ikut mnyaksikan gerhana tersebut pada saat beliau di kebunnya. Sepulang dari kebun, Paman berkata kepada saya dan bapak, “Biasenye lah iii, nye urrang tue gek dolok, gerhane mateari tok tande-tande ade hal yang terjadi di negeri kite. Jak nye urrang”  Bapak saya hanya mengatakan bahwa hal tersebut hanyalah kejiadian alam yang sering terjadi dan kita sebagai makhlukNya cukup memuji kebesaranNya karena itu adalah tanda kebesaran Allah SWT.

Namun hal tersebut sama sekali tidak terbersit oleh pikiran kami bahwa akan terjadi peperangan antar suku di sambas. Yang memberikan dampak pada negeri sambas. Ternyata kata-kata dari paman ada benarnya dan tidak disangka-sangka itu benar terjadi.

Mungkin dari anda yang merasa dari sambas juga mungkin tidak percaya bahwa adanya gerhana matahari sebelum Kerusuhan Sambas terjadi. Saya akan memperlihatkan beberapa artikel yang menguatkan statement saya bahwa memang terjadi gerhana matahari di sambas sebelum kerusuhan yang mulai terjadi pada Bulan Januari 1999. Berikut akan saya paparkan Kejadian Gerhana Matahari yang memang terjadi di sambas :
1.       Fakta pertama Dari Wikipedia bahwa pada tanggal 22 agustus 1998 bahwa terjadi gerhana matahari yang leintasi Benua Asia, Australia, dan Selandia Baru. Ingat bahwa Indonesia merupakan bagian dari benua Asia. id.wikipedia.org/wiki/Daftar_gerhana_matahari
2.       Fakta Kedua Menurut Emanuel Sungging M,Sc., Peneliti Bidang Matsa Pusfatsainsa LAPAN. Di wilayah Indonesia, terjadi gerhana matahari pada tahun 1983, 1989, 1998, dan 2009. http://tdjamaluddin.wordpress.com/2010/06/11/gmt-terakhir-di-indonesia-sebelum-2016/
3.       Fakta Ketiga artikel yang saya dapatkan dari bapak T. Djamaluddin beliau merupakan Staf Peneliti Bidang Matahari dan Lingkungan Antariksa, LAPAN, Bandung. Di artikel tersebut beliau menyebutkan bahwa Gerhana matahari cincin terjadi pada 22 Agustus 1998 yang melintasi Indonesia. Namun hanya beberapa daerah yang bisa melihatnya seperti Maluku utara, Sumatra Utara, Kalimantan bagian utara, Papua Nugini bagian utara, dan Semenanjung Malaysia.http://media.isnet.org/isnet/Djamal/grh-nabi.html

Fakta Ketiga semakin menguatkan fakta bahwa ada gerhana matahari terjadi sebelum kerusuhan. Dari artikel tersebut menyatakan bahwa matahari cincin terjadi pada pulau Kalimantan bagian utara. Sambas merupakan daerah paling utara di Kalimantan barat dan berada di “ekornya” Borneo, sehingga memang terjadi gerhana matahari sebelum terjadi konflik tersebut.

Ada juga beberapa isu yang saya dapatkan dari teman saya juga. Dia berasal dari sekura, bahwa dia melihat awan seperti orang berdayung sampan yang melintasi daerahnya, anehnya awan tersebut seperti membelah awan lainnya layaknya sampan yang membelah sungai saat melintas. Untuk hal ini saya tidak dapat memastikan kebenarannya karena ia hanya menyampaikan dari apa yang disaksikannya tanpa ada foto atau lainnya.

Saya disini hanya ingin men-share hal yang ingin saya sampaikan sejak lama dan baru mempunyai kesempatan setelah Konflik Sambas telah 15 tahun berlalu. Apakah kejadian alam tersebut pertanda dari adanya Kerusuhan Sambas ? jawabannya Wallahu Alam ....

Jika ada hal lain yang ingin anda bagikan terkait hal ini, silahkan kasi komen ya……

0 Response to "Kerusuhan Sambas Sudah “Diramal” Akan Terjadi, Lewat Peristiwa Alam"