Tidak salah untuk memperkenalkan anak usia dini dengan kecanggihan internet asalkan orang tua mampu memproteksi dan mengawasi si anak dalam berpetualang di dunia maya. Namun alangkah lebih baik, orang tua mengajarkan anaknya melalui sikap dan perilaku yang ditunjukkan sehari-hari secara fisik bukan maya.
Internet sudah menjadi kebutuhan khusus yang
harus dipenuhi dalam menjalani kehidupan modern kini. Mulai dari buruh, pelajar,
ibu rumah tangga, karyawan, menteri, hingga presiden telah menggunakan fasilitas
teknologi berbasis internet. Internet hadir dengan kemudahan-kemudahannya dalam
memberikan informasi secara lengkap dan beragam. Politik, bisnis, pendidikan ,
hingga informasi hiburan pun ada di Internet. Lalu, perlukah pengenalan
internet pada anak dilakukan sejak anak di usia dini?
Usia dini, 3-5 tahun, merupakan waktu yang
tepat untuk Anda dan keluarga Anda membentuk watak dan karakter si anak.
Mendidik anak dengan pergaulan, cara bicara, dan bersikap yang baik kepada
lingkungan di sekitarnya. Di jenjang usia ini pula, anak akan merekam
perilaku-perilaku orang dewasa di sekitarnya dalam menciptakan pemikiran dalam
otaknya yang seringkali ia tirukan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada salahnya jika Anda sebagai orang tua
ingin memperkenalkan anak dengan fasilitas internet sejak usia dini.
Memanfaatkan internet untuk menggali banyak informasi yang anak inginkan. Namun
perlu diingat bahwa tidak semua informasi yang ada di internet adalah informasi
yang baik sehingga sangat penting peran Anda untuk memproteksi anak dari
pengaruh buruk penggunaan internet terlebih jika anak sudah mengenal internet
cukup lama.
Banyak kejadian dimana anak di bawah umur
membuka situs yang berbau pornografi karena rendahnya tingkat pengawasan orang
tua. Tentu hal tersebut tidak ingin terjadi pada anak Anda, bukan? Pengawasan
terhadap situs yang dibuka dan pembatasan waktu pemakaian internet sangat perlu
dilakukan oleh orang tua dengan anak yang sudah mengenal internet sejak dini.
Pastikan juga anak memakai internet yang ada di rumah saja, bukan di tempat
umum seperti di warnet, sehingga Anda dapat memblokir situs-situs yang dianggap
berbahaya untuk anak sebelum anak menjelajah lebih jauh di dunia maya. Guna lebih
mengasah kemampuan otak, fisik, nalar/perasaan, dan panca inderanya, alangkah
lebih baik Anda mengajak anak usia dini untuk lebih banyak bersosialisasi
dengan lingkungan sekitarnya secara nyata ketimbang secara maya.

0 Response to "Perlukah memperkenalkan internet pada anak sejak dini? "
Posting Komentar