Perangkat keras
pada komputer terbagi menjadi tiga menurut fungsinya. Ketiga golongan tersebut
yaitu perangkat input, output, dan penyimpanan data.
Perangkat keras
(hardware) merupakan perangkat komputer yang dapat dilihat secara fisik.
Hardware dapat digolongkan menjadi tiga golongan berdasarkan fungsinya yaitu
perangkat input, perangkat output, dan perangkat penyimpanan data (storage).
Perangkat input adalah perangkat keras yang berfungsi untuk memasukkan data ke
komputer dengan format tertentu untuk diolah dengan program pemroses. Contoh
perangkat input seperti mouse, USB drive, keyboard, bar-code reader, dan CD-ROM
drive. Teknologi layar sentuh atau touchscreen yang menggantikan mouse menjadi
trend perangkat input utama pada sebagian besar perangkat komputer yang
diproduksi saat ini.
Perangkat output
berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan data yang telah diproses. Contoh
umum perangkat output adalah monitor, printer,plotter, dan proyektor LCD.
Printer dan plotter memiliki fungsi yang hampir sama yaitu mencetak data di
atas kertas. Namun bedanya printer digunakan untuk mencetak data dengan ukuran
kertas yang kecil sedangkan plotter digunakan untuk mencetak dengan ukuran
kertas yang besar untuk gambar desain. Proyektor LCD banyak digunakan untuk
menampilkan presentasi karena tampilan yang lebih besar dari monitor.
Perangkat
penyimpanan berfungsi untuk menyimpan data yang diolah secara permanen atau
sementara. Perangkat ini dibagi menjadi dua yaitu RAM (Random Access Memory) dan
ROM (Read Only Memory). Penyimpanan data pada RAM bersifat sementara. Data yang
sedang diproses disimpan pada RAM. Semakin banyak data yang diproses, maka RAM
akan semakin penuh. Kondisi RAM yang terlalu penuh dapat menyebabkan komputer
berhenti bekerja atau biasa disebut dengan istilah hang.
ROM adalah
perangkat penyimpanan data permanen. Data dapat disimpan pada ROM meskipun
aliran listrik telah dimatikan. ROM sendiri terbagi dua yaitu removable (dapat
dipasang dan dilepas saat komputer hidup) dan non removable disk (tidak dapat
dipasang dan dilepas saat komputer hidup). Contoh removable disk yaitu
flashdisk, DVD, dan microSD. Perangkat non removable yang lebih permanen
seperti HDD dan SSD internal. Kinerja perangkat keras sangat berperan pada
pemrosesan data. Rawatlah selalu perangkat keras anda dengan baik agar komputer
anda lebih awet.

0 Response to "Mengenal Perangkat Keras pada Komputer"
Posting Komentar