Siapa yang belum mempunyai account jejaring sosial? Atau jangan-jangan anda lebih up to date tentang masalah ini, semenjak kemunculan Friendster untuk pertama kalinya jejaring sosial ini mendapatkan respon yang sangat positive dari para penikmatnya, kemudian setelah Friendster barulah muncul jejaring sosial yang hingga saat ini masih menjadi yang populer dan terbanyak dikunjungi dalam sehari, yaitu Facebook. Melihat respon terhadap facebook yang sangat luar biasa ada lagi yang dinamakan degan Twitter.
Jika
kita ikuti terus perkembangan jejaring sosial tersebut dari awal kemunculannya, maka ada
berapa banyak jumlahnya saat ini, padahal fungsi dari semuanya hampir mempunyai
kesamaan yang pada intinya untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi satu
sama lain. Nah, yang terbaru dan masih hangat yaitu kemunculan jejaring sosial
bernama Path. Walaupun masih dianggap
baru, aplikasi ini sudah menjadi primadona dan menjadi bagian dikalangan
pecinta jejaring sosial, aplikasi yang hadir hanya pada smartphone ini sangat
mendukung untuk berbagi pesan maupun gambar. Sebenarnya jejaring sosial ini
bertujuan agar para penggunanya lebih bisa mendekatkan diri lagi dengan
keluarganya,dan saling berbagi dengan keluarganya.
Menurut
Dave Morin, salah satu yang
mencetuskan dan sekaligus sebagai CEO
Path. Visi dari jejaring sosial kami yakni menjadikan para penggunanya
merasa nyaman untuk selalu terlibat didalammya disetiap waktu.”tuturnya”. Jika
kita melihat kebelakang (masa lalunya) sebenarnya dia bukan orang yang baru
atau awam di dunia jejaring sosial ini. Pasalnya, dia juga pernah terlibat
dalam membuat Facebook Platform dan Facebook Connect. Lulusan dari University
of Colorado Buelder ini, memulai karirnya di perusahaan terbesar di dunia yaitu
Apple Inc. Pada tahun 2003. Pada waktu itu ia berposisi sebagai marketing
hingga tahun 2006.
Path,
yang kini berlokasi di San Fransisco,
California ini memulai perjalanan karirnya melalui kemunculannya di iPhone dan website. Setelah berhasil memikat hati
para masyarakat berupa tanggapan yang posistive, Path mulai mengembangkan dan
meluaskan jaringannya yaitu dengan cara menggandeng Android. Penggunaan path
ini sangat unik karena, hanya orang-orang yang sudah disetujui saja yang bisa
melihat profil kita.
semakin
maraknya jejaring sosial maka kemungkinan pribadi kita juga akan terpengaruhi
misalnya yang tadinya pendiam sekarang menjadi pengeluh di jejaring sosial, hal
inilah terkadang yang membuat orang salah persepsi dengan manfaat dari penggunaan
jejaring sosial.

0 Response to "Jejaring Sosial Terbaru Bernama Path"
Posting Komentar