pembajakan adalah suaatu kegiatan yang bisa dianggap merugikan karena terkadang bisa saja pribadi atau data-data penting ilang ataupun dibajak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggunga jawab.
Kegiatan
pembajakan ialah merupakan suatu perbuatan yang tanpa didasari oleh ilmu atau
pemikiran-pemikiran yang original, sehingga yang terjadi sekarang ini banyaknya
kegiatan pembajakan ini menandakan bahwa cara pandang atau pola pikir mereka
sudah tercemar atau terpengaruh dengan ide-ide atau gagasan yang orang lain
sudah lakukan. Padahal seharusnya mereka meyakinkan diri mereka bahwa tanpa
harus membajak mereka bisa mneghasilkan suatu gebrakan-gebrakan baru khususnya
pada dunia teknologi yang tiap hari makin berkembang pesat ini.
Sebuah
perusahaan Teknologi Informasi (TI) terpopuler di dunia ini, tidak akan
main-main dan akan bertindak tegas terhadap para pembajak yang beraksi lewat
internet. Pada tahun ini saja, mereka (google) sudah berhasil menghapus ratusan
juta konten bajakan. Menurut temuan data baru-baru ini, Google telah menghapus
dan membersihkan hingga mencapai 250 juta kontens hingga akhir 2013. Tautan yang terlalu sering dihapus ialah
situs dari Files tub. Menurut
lansiran dari Torren Freak. Google
pun bukannya menghapus semua konten-konten tersebut tanpa adanya sebab,
melainkan karena banyaknya keresahan dari para pengusaha sehingga, tidak ada
lagi konten-konten yang bajakan menghantui tautan mereka.
Untuk
keselurhan, sebenranya Google diperintahkan untuk menghapus lebih dari 295. 796
domain. Menurut pemegang kekuasaan atas hak cipta. Meskipun sudah bersusah
payah dan berusaha semaksimal mungkin, tetap saja para pemegang kekuasaan atas
hak cipta tautan tersebut tidak cukup merasa puas akan apa yang telah dilakukan
oleh Google, sebab menurutnya google juga terlibat sebagai perujuk alamat semua
konten bajakan.
Apapun
yang tengah dilakukan Google itu tidaka akan merubah ataupun mencegah dari
perbuatan orang-orang yang selalu mencari-cari dan mengunduh konten-konten yang
ilegal. Menurut Motion Ficture Association of Amerika (MPPA). Menurut assosiasi
ini, google dianggap adalah biang keladi dari masalah pembajakan tersebut.
Pasalnya, memberikan informasi konten-konten melanggar hak cipta meskipun pada
dasarnya sang pencari konten tidak menelusuri konten-konten ilegal itu lagi.
Google sendiri pun mengungkapkan bahwa hingga akhir 2013 pihaknya mengklaim
bahwa telah menerima permintaan dari 5047 dari pemilik hak cipta.

0 Response to "Google Berhasil Menghapus Jutaan Konten Bajakan Selama 2013 "
Posting Komentar