Apple mengeluarkan seri teranyar yaitu MacBook Air
2013. Sasis dan pilihan ukuran layar masih sama dengan generasi sebelumnya,
yakni 11,6 inci dan 13,3 inci. Pemakaian Prosessor Intel Hasswel membuat
notebook ini dapat hidup hingga 12 jam untuk versi 13 inci dan 9 jam untuk 11
inci. Kemampuan GPU meningkat 40 persen dibanding model sebelumnya. Kecepatan
media penyimpanan flash storage pun meningkat hingga 45 persen. Namun terdapat
masalah pada MacBook Air ini, diantaranya masalah volume suara yang fluktuatif
dan Wifi yang kadang terputus dengan sendirinya.
Setelah laptop MacBook Pro, Apple kembali
mengeluarkan laptop seri baru yaitu MacBook Air 2013. Notebook tipis ini
diperkenalkan pertama kali pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC)
2013 di San Fransisco pada 11 Juni 2013 lalu. Produk ini hadir dengan perangkat
sasis yang sama dengan produk sebelumnya yang dikeluarkan 2010 silam. Kesediaan
pilihan layar pun masih sama yaitu 11,6
inci dan 13,3 inci. Walaupun sama, MacBook Air ini terasa memiliki body yang
lebih stabil dan kokoh dengan ketebalan 4mm.
Perubahan revolusioner pada MacBook Air ini adalah
penggunaan prosessor terbaru Intel seri Hasswel. Prosessor Hasswel memungkinkan
MacBook Air dapat beroperasi lebih lama hingga 12 jam untuk layar 13 inci dan 9
jam untuk layar 11 inci. Berbeda 7 jam dan 5 jam dari model sebelumnya. Intel
HD Graphics 5000 dalam prosessornya meningkatkan kemampuan GPU hingga 40 persen.
Seri teranyar Apple ini juga hadir dengan WiFi 802.11ac. Ditambah, adanya peningkatan
kecepatan hingga 45 persen dalam media penyimpanan flash storage-nya dibanding
generasi sebelumnya.
Kecepatan default dari prosessor MacBook Air adalah
1GHz dengan RAM 4GB yang bisa di-upgrade hingga 8GB. MacBook Air ini sudah
dijual di situs resmi Apple dengan harga USD1.099 untuk versi 13 inci dengan
128GB dan USD1.299 dengan 256GB. Sedangkan untuk versi 11 inci, USD999 dengan
128GB dan USD1.199 dengan 256GB.
Diantara keunggulan yang diberikan dalam notebook
tipis teranyar dari Apple ini ternyata ada beberapa masalah yang menjadi
keluhan pengguna. Salah satu masalahnya adalah volume suara yang fluktuatif.
Fluktuasi volume ini maksudnya volume membesar dan mengecil dengan sendirinya.
Hal tersebut terjadi bila volume berada di level menengah. Selain itu, WiFi
yang seringkali disconnected/terputus dengan sendirinya. Diduga, karena adanya
bug yang mengganggu sistem operasinya. Apple berjanji akan mengeluarkan bug
guna “menambal” secepatnya. MacBook Air
teranyar ini juga bukan merupakan notebook tipis teringan di kelasnya karena
bobotnya sekitar 1,33kg yang tidak lebih ringan dari laptop Sony Vaio Pro 13
dengan bobot 1,03kg.

0 Response to "Apple Keluarkan Notebook Seri Teranyar, MacBook Air"
Posting Komentar