Apakah Anda termasuk salah satu pengguna sistem operasi Mac dari Apple?
Walaupun sistem
operasi ini dikenal tahan terhadap serangan virus daripada rival abadinya,
Windows, ternyata Mac OS juga sudah
dapat ditembus oleh virus/trojan. Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Mac
terserang virus. Oleh sebab itu, sekarang Anda harus lebih berhati-hati,
khsususnya saat menggunakannya untuk berinternetan. Dr Web, sebuah perusahaan
antivirus dari Rusia melaporkan bahwa terdapat lebih dari 500 ribu Mac yang
terinfeksi Trojan Flashback yaitu paket malware yang sengaja dibuat untuk
mencuri informasi pribadi penggunanya.
Trojan merupakan
semacam perangkat lunak mencurigakan yang dapat merusak sebuah jaringan atau
sistem. Tujuan dari virus ini adalah untuk mendapatkan informasi dari target
meliputi password, data, kebiasaan user yang tercatat di sistem log, dll dan
dapat mengendalikan target karena memperoleh hak akses.
Pada tanggal 5 April
2012 lalu, Dr Web melaporkan sebanyak 550 ribu Macintosh komputer telah
terinfeksi oleh botnet Mac. Namun di kemudian hari, analisis malware dari Dr.
Web Sorokin Ivan melaporkan via Twitter bahwa jumlah Mac OS yang terinfeksi oleh Flashback mengalami peningkatan menjadi
600 ribu dengan 274 dari kasus tersebut dari pengguna yang berasis di
Cupertino, California.
Sekitar setengah
dari perangkat Mac yang terinfeksi berada di Amerika Serikat atau sekitar 57
persen. Sementara itu 20 persen lainnya berada di Kanada.
Malware Trojan
awalnya ditemukan pada bulan September tahun 2011 yang menyamar sebagai Adobe
Flash player. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, malware ini telah
berkembang untuk memanfaatkan kerentanan Java untuk menargetkan Mac. Sebuah
varian baru yang muncul juga mengambil kerentanan Java yang melansir patch
terbarunya untuk Apple.
Bagaimana Cara Trojan Menjangkiti Mac?
Mengunjungi situs
Web beresiko yang mengandung Flashback di sistem Mac OS X dengan Java yang terinstal akan menghasilkan 1 dari 2 rute
instalasi. Malware ini akan meminta kata sandi administrator. Jika seseorang
memberikannya, maka paket tersebut akan menginstal secara otomatis ke folder
Applications. Bila password tidak ditawarkan, biasanya malware ini akan
menginstal di account pengguna di mana malware tersebut dapat berjalan lebih
global. Setelah sukses terinstal, Flashback pun akan mulai menginjeksi kode di
dalam web browser dan juga aplikasi lain untuk mendapatkan password dan
informasi lain dari pengguna program ini.

0 Response to "Setengah Juta Mac OS Telah Terinfeksi Trojan"
Posting Komentar