Hampir seluruh pengguna PC atau laptop mengenal software Winamp yang telah melayani user selama 15 tahun. Winamp merupakan salah satu media pemutar musik yang bebas diunduh di Internet. Software ini pertama kali diperkenalkan oleh Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev untuk Nullsoft. Kesuksesan Winamp merebut hati AOL yang pada akhirnya membeli Winamp pada Juni 1999 dengan kurang lebih USD80 juta (setara €54,9juta) pada masa itu.
Pada Juni 2000 tercatat Winamp memiliki 25juta
user terdaftar, namun karena suatu hal angka tersebut terus merosot hingga hari
ini. Hal tersebut diduga menjadi pemicu akan diberhentikannya Winamp. Seperti pernyataan
singkat yang dilansir salah satu web resmi anak perusahaan AOL, TechCrunch. “
Winamp.com dan seluruh web yang terkait akan tidak tersedia pada 20 Desember
2013. Winamp Media Player juga tidak akan dapat diunduh lagi. Silakan unduh
Winamp versi terbaru sebelum tanggal tersebut. Terima kasih atas dukungannya
kepada Winamp untuk 15 tahun belakangan ini”, demikian isi pemberitahuan di
laman TechCrunch, 21 November 2013 lalu.
Beberapa alasan yang diduga menjadi faktor
utama bangkrutnya Winamp adalah sistem manajemen AOL yang tidak terintegrasi
dengan baik. Munculnya media player lain yang lebih unggul dan lebih powerful
seperti iTunes, GOMPlayer, VLC, dan player default Windows yaitu Windows Media
Player, juga menjadi salah satu faktor merosotnya eksistensi Winamp. Usaha
Winamp dengan merilis aplikasi mobile dinilai belum cukup untuk membangkitkan
eksistensinya yang kian meredup.
Sehari setelah diumumkannya Winamp akan
dinonaktifkan, 22 November 2013, muncul berita yang menyatakan bahwa Microsoft
berminat untuk mengakuisisi media player milik AOL ini walaupun hingga kini
belum ada pernyataan resmi dari kantor pusat Microsoft di Redmond. Memang agak
aneh jika Microsoft akan membeli media player seperti Winamp padahal seperti
yang kita tahu bahwa Microsoft telah sukses dengan media player Xbox Music-nya.
Kita tunggu saja, akankah 20 Desember 2013 menjadi tanggal pensiunnya Winamp
atau malah menjadi tanggal lahirnya kembali winamp yang baru.
Winamp merupakan media player yang telah
melayani user selama 15 tahun. 21 November 2013, kabar mengenai dinonaktifkannya
Winamp menghiasi laman anak perusahaan AOL, pemilik Winamp. Hari selanjutnya,
giliran kabar Microsoft akan mengakuisisi Winamp muncul di pemberitaan online.
20 Desember 2013, tanggal penentuan hidup Winamp akan seperti apa.

0 Response to "Benarkah Winamp akan pensiun?"
Posting Komentar